MENUJU ERA DIGITAL (15 Juli 2017)

          Pertemuan Jabat 15 Juli 2017 dihadiri oleh cukup banyak tamu, yaitu sebanyak 10 orang. Perubahan adalah kata yang sangat sering terdengar di telinga kita dan tidak dapat dihindari. Teknologilah yang membawa kita menuju perubahan Era Baru. Perubahan Era Digital.

          Itulah penjelasan yang diangkat menjadi tema Jabat kali ini, yaitu “Menuju Era Digital” dengan kata acuan “Teknologi”. Pertemuan hari ini dipandu oleh Pengarah Acara kita, Cephi, CC, CL yang dibantu oleh Penilai Umum, TM Masyitha. Tim Penilai Umum terdiri dari TM Iron sebagai Pemerhati Tata Bahasa, TM Wenny sebagai Pemerhati Bunyi Tanpa Makna, TM Maharani sebagai Pencatat Waktu, dan TM Meity sebagai Pengumpul Kertas Suara.

          Pertemuan kali ini dibagi menjadi 4 sesi, yaitu: sesi pidato yang dipersiapkan, sesi pidato dadakan, sesi penilaian umum, dan sesi pendidikan Sesi pertama, yaitu sesi pidato yang dipersiapkan diisi oleh 4 pembicara. Sebelumnya, pidato yang akan mereka bawakan sudah dipersiapkan dari rumah dengan bimbingan para mentor Toastmaster.

          Pembicara pertama TM Agus menyampaikan pidato dari proyek pidato ke-2, menyusun naskah pidato dengan pidato yang berjudul “Seni Penjualan”.  TM Agus menceritakan kepada kita bahwa seni penjualan berlaku dalam setiap bidang kehidupan, termasuk pekerjaan, pemilihan pembicara favorit, tunaasmara, menantu kesayangan dan lainnya. TM Agus membagikan 3 cara untuk meningkatkan seni penjualan, yaitu: amati, pikirkan, dan lakukan dan evaluasi. Pembicara kedua adalah TM Panji. TM Panji dalam menyelesaikan proyek pidato ke-2 nya, mengangkat pidato yang berjudul “Genetika”. Berdasarkan penelitian TM Panji, pertambahan berat badan selain dipengaruhi faktor lainnya, juga dipengaruhi faktor genetika, yaitu ektomorph, eksomorp, dan endomorp.

          Pembicara ke-3 adalah TM Azka yang menyampaikan pidato dari proyek ke-5, bahasa tubuh dengan judul “Kelingking Raja”. TM Azka menjelaskan tahap-tahap yang biasa dialami seseorang pada saat kehilangan yaitu tahap pertama sedih dan marah, dan tahap kedua penerimaan. Menurut TM Azka “Kehilangan bukanlah akhir dari segala sesuatu, melainkan awal untuk memulai kehidupan”. Pembicara kita yang keempat adalah Fauzan, CC yang menyelesaikan proyek pidato lanjutannya (BPL) dengan membawakan puisi “Sepotong Senja” karangan Seno Gumira Ajidarma. Kelebihan dari proyek pidatonya kali ini adalah Fauzan, CC menggunakan suara debur ombak di gawainya untuk mengiringi pembacaan pidato tersebut.

          Setelah sesi pidato yang dipersiapkan, pertemuan dilanjutkan ke sesi pidato dadakan yang dipandu oleh TM Vania. Di sesi ini para pembicara diminta untuk memberikan tanggapan selama 1 – 2 menit atas pernyataan yang disiapkan oleh TM Vania. Dalam sesi ini, TM Johan, CTM Alif, CTM Hadi, dan CTM Intan berlomba memberikan jawaban yang kreatif.

          Berikutnya adalah sesi penilaian umum. Di sesi ini Penilai Individu, Tim Penilai Umum, dan Penilai Umum memberikan penilaian masing-masing berdasarkan tugasnya. Penilai individu pada pertemuan kali ini, yaitu Teguh, CC, Hariadi, ACB, ALB, Diana, CC, CL, dan Iin, ACB, ALB masing-masing memberikan hasil penilaiannya kepada TM Agus, TM Panji, TM Azka, dan Fauzan, CC.

          Sesi terakhir adalah sesi edukasi yang dibawakan oleh Harlina, DTM. Pada sesi ini DTM Harlina memberikan edukasi mengenai sistem pendidikan baru di Toastmaster, yaitu sistem “Pathway”. Dalam sistem tersebut, terdapat 10 jalur pendidikan, 14 pidato, dan 5 tingkatan. Para anggota yang memiliki pertanyaan tambahan dapat mengajukan pertanyaannya kepada Sekretaris, TM Wenny. 

          Setelah melewati 4 sesi, akhirnya tibalah kita di bagian yang paling ditunggu-tunggu yaitu panggung kehormatan. Di pertemuan kali ini TM Agus, CTM Alif, dan Hariadi, ACB, ALB keluar sebagai pembicara favorit secara berurutan dari setiap sesi.

          Setelah itu, Fauzan, CC menanyakan kesan dan pesan para tamu, memberikan hadiah kepada Harlina, DTM, dan menutup pertemuan. Suasana pertemuan hari Sabtu, 15 Juli 2017 berjalan dengan sangat meriah dan hangat karena kehadiran 10 orang tamu. Terima kasih kepada DTM Harlina yang telah membawakan sesi edukasi dan sampai jumpa di pertemuan berikutnya!

Ditulis oleh: Wenny, TM

Leave a Reply