PENIKMAT MAKANAN (22 Juli 2017)

          Pertemuan Jabat 22 Juli 2017 dibuka oleh Wakil Ketua Pendidikan Jabat yang baru, yaitu TM Maharani. Toastmaster Maharani membuka pertemuan dengan memperkenalkan beberapa tamu. Tema pertemuan dan kata acuan hari ini adalah “Penikmat Makanan” dan “Selera”. Siapa yang tidak tertarik dengan tema hari ini?

          Pertemuan yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB ini dipimpin oleh Pengarah Acara, TM Winda, yang dibantu oleh Penilai Umum, TM Maharani. Tim Penilai Umum terdiri dari ACB, ALB, Hariadi sebagai Pemerhati Tata Bahasa, TM Hanni sebagai Pemerhati Bunyi Tanpa Makna, TM Ulpah sebagai Pencatat Waktu, dan TM Medy sebagai Pengumpul Kertas Suara.

          Pertemuan kali ini dibagi menjadi 3 sesi, yaitu: sesi pidato yang dipersiapkan, sesi pidato dadakan, dan sesi penilaian umum. Sesi pertama, yaitu sesi pidato yang dipersiakan diisi oleh 4 pembicara dengan 3 tingkatan proyek yang berbeda.

          Sesi pidato yang dipersiapkan dibuka oleh TM Meity yang membawakan proyek pidato pertamanya, “Aku yang Dulu Bukanlah Aku yang Sekarang”. TM Meity menceritakan 3 perubahan yang dialaminya, yaitu PKK (Penampilan, Kebiasaan, dan Kegemaran). TM Meity menceritakan bagaimana ia yang tadinya takut tidur di kamar gelap dan menghindari sayuran, berubah menjadi pribadi yang lebih nyaman tidur di kamar gelap dan menyukai sayuran. TM Meity juga masih memiliki beberapa kekurangan, perubahan tersebutlah yang mendorong TM Meity untuk bergabung dengan Jabat. Terimakasih TM Meity, para Anggota Jabat menjadi lebih mengenal TM Meity.

          Pembicara kedua adalah TM Bagus yang membawakan proyek pidato ke-3, “Muda, Korupsi, dan Cinta Tanah Air”. Dalam pidatonya ini, TM Bagus menceritakan bagaimana korupsi, kolusi, dan nepotisme merajalela di tanah air. TM Bagus memberikan 3 cara untuk menghindari melakukan korupsi, kolusi, dan nepotisme: bersahabat dengan orang yang menolak korupsi, bersyukur untuk semua yang telah kita dapat dan miliki, malu untuk berkorupsi. Terimakasih TM Bagus yang mengajarkan kita bagaimana cara menghindari korupsi, kolusi, dan nepotisme!

          Pembicara ketiga kita adalah TM Ikhsan yang membawakan proyek pidato ke-10, yang artinya TM Ikhsan akan mendapatkan gelar CC-nya. Pada pertemuan kali ini TM Ikhsan membawakan pidato “Manisnya Kopi Pahitmu”. TM Ikhsan menginspirasi pendengar dengan cara mengaitkan kelebihan dan kekurangan seseorang dengan secangkir kopi. Dalam setiap tegukkan kopi yang manis, selalu ada rasa pahit. Dalam setiap kelebihan seseorang, selalu ada kesempatan bagi orang lain untuk mencari kelemahanmu. Untuk menjadi versi yang lebih baik seseorang harus: menerima kelebihan dan kekurangannya, serta fokus pada kekuatan dalam diri dan terus mengembangkannya. Terimakasih TM Ikhsan yang telah mengemas pidatonya dengan sangat baik, menghibur, dan memotivasi!

          Pembicara keempat kita adalah TM Cynthis yang juga membawakan proyek pidato ke-10, dan meraih gelar CC-nya pada hari ini. TM Cynthis membawakan pidato yang berjudul “Pembicara Andal”. TM Cynthis menceritakan perjuangannya menjadi pembicara andal dan banyak menginspirasi pendengar. TM Cynthis memberikan 3 cara menjadi pembicara andal: jangan takut menantang diri sendiri, jangan takut kepada kesalahan dan kegagalan sebaliknya jadikanlah kesalahan dan kegagalan itu sebagai bahan evaluasi, dan jangan pernah berhenti meminta pendapat senior Anda. Terimakasih TM Cynthis atas pidatonya yang sangat baik, menghibur, dan memotivasi pendengar untuk menjadi pembicara andal!

          Selanjutnya adalah sesi pidato dadakan yang dipandu oleh TM Panji. Dalam sesi para pembicara yang memberikan tanggapannya selama 1 – 2 menit adalah: TM Wenny, CTM Jeffrey, CTM Gunawan, TM Welly, dan CTM Aditya.

          Berikutnya adalah sesi penilaian umum. Di sesi ini Penilai Individu, Tim Penilai Umum, dan Penilai Umum memberikan penilaian masing-masing berdasarkan tugasnya. Penilai Individu pada pertemuan kali ini, yaitu CC Fauzan, CC, CL Cephi, CC, CL Sasti, ACB, ALB masing-masing memberikan hasil penilaiannya kepada TM Meity, TM Bagus, TM Ikhsan, dan TM Cynthis.

          Setelah melewati 4 sesi, akhirnya tibalah kita di bagian yang paling ditunggu-tunggu yaitu panggung kehormatan. Di pertemuan kali ini TM Cynthis, CTM Gunawan, dan CC, CL, Sasti keluar sebagai pembicara favorit secara berurutan dari setiap sesi.

          Setelah itu, TM Maharani menanyakan kesan dan pesan para tamu dan menutup pertemuan. Suasana pertemuan hari Sabtu, 22 Juli 2017 sangat menginspirasi dan membahagiakan. Seluruh anggota Jabat dan para tamu turut berbahagia dan mengucapkan selamat kepada TM Ikhsan dan TM Cynthis yang telah berhasil menyelesaikan seluruh proyek di Buku Panduan Dasar dan mendapatkan gelar CC. Selamat hari Sabtu dan ditunggu kedatangannya di Sabtu mendatang!

                                                                                          

 

Leave a Reply