KEMERDEKAAN (19 Agustus 2017)

            Selamat siang para sobat Jabat! Baru dua hari berselang sejak hari kemerdekaan Indonesia yang ke-72, suasana kemerdekaan Indonesia masih hangat di dada. Hal tersebutlah yang mempengaruhi pemilihan tema hari ini “Kemerdekaan” dan kata acuan “Perjuangan”. Pengarah acara berharap setiap pembicara pidato yang dipersiapkan, pembicara pidato dadakan, dan penilai dapat menggunakan kata acuan sebanyak-banyaknya. Siapakah Pengarah Acara kita?

            Pengarah Acara kita pada pertemuan hari ini adalah TM Agus, yang dibantu oleh Penilai Umum, TM Panji. Tim Penilai Umum terdiri dari TM Bima sebagai Pemerhati Tata Bahasa, TM Syifa sebagai Pemerhati Bunyi Tanpa Makna, TM Meity sebagai Pencatat Waktu, dan TM Welly sebagai pengumpul kertas suara.

            Pertemuan kali ini dibagi menjadi 4 sesi, yaitu: sesi pidato yang dipersiapkan, sesi pidato dadakan, sesi penilaian umum, dan sesi pendidikan. Sesi pertama, yaitu sesi pidato yang dipersiapkan diisi oleh 2 pembicara. Pembicara pertama adalah TM Hanni dengan pidatonya yang berjudul “Pahlawan”.  Toastmaster Hanni menceritakan makna kemerdekaan dan memaparkan apa yang bisa dilakukan oleh orang yang memiliki bakat secukupnya di dunia olahraga, pendidikan, dan lainnya. Toastmaster Hanni mengajak para hadirin untuk menjadi pahlawan masa kini!

            Pembicara kedua adalah Indrijati Pudjilestari (“Iin”), ACB, ALB dengan pidato lanjutannya yang bertema monodrama dan berjudul Kucing. Toastmaster Iin membacakan cerita berjudul “Jahatkah Kami?” yang ditulis oleh Roya Khorshid yang menceritakan seorang anak dengan kejahilannya terhadap Tuan Kredovsky yang akhirnya si Anak menjadi trauma dengan kucing. Sungguh pidato yang menganggumkan dari Toastmaster Hanni dan Toastmaster Indrijati Pudjilestari.

            Sesi berikutnya adalah sesi pidato dadakan yang dipandu oleh TM Ulpah. Di sesi ini para pembicara dilatih untuk berpikir cepat dalam menjawab pertanyaan maupun memberikan pendapat terhadap suatu pernyataan. Sesi yang memberikan waktu 1-2 menit untuk setiap pesertanya diikuti oleh TM Anthony, TM Verawati, dan TM Dimas.

            Sesi  berikutnya adalah sesi penilaian umum. Di sesi ini Penilai Individu, Tim Penilai Individu, dan Penilai Umum memberikan penilaian masing-masing berdasarkan tugasnya. Penilai individu pada pertemuan kali ini adalah Cephi, CC, CL dan Harlina, DTM yang masing-masing memberikan hasil penilaiannya kepada TM Hanni dan Iin, ACB, ALB untuk memajukan mereka.

            Sesi terakhir adalah sesi edukasi yang dibawakan oleh Hariadi, ACB, ALB dan Diana, CC, CL. Toastmaster Hariadi dengan judul pelajarannya “Edukasi Kontes Evaluasi” memaparkan teknik Penilaian Pembicara Uji. Lima (5) S yaitu seimbang, sensitif, spesifik, selektif, simpulan. Toastmaster Diana membawakan pelajaran berjudul “Edukasi Kontes Pidato Humor”. Toastmaster Diana menggunakan persentasi Power Point yang sangat lengkap dan setiap anggota Jabat dapat meminta salinannya.

Sesi Edukasi: Hariadi, ACB, ALB
Sesi Edukasi: Diana, CC, CL

            Setelah melewati 4 sesi, tentunya terdapat bagian yang paling mendebarkan yaitu panggung kehormatan. Di pertemuan kali ini TM Hanni, TM Anthony, dan Cephi, CC, CL keluar sebagai pembicara favorit dari setiap sesi. Selamat untuk para pembicara favorit!

Kiri ke kanan: TM Welly, TM Hanni, Fauzan, CC, Cephi, CC, CL, TM Anthony

            Sebelum menutup pertemuan, presiden Jabat, Fauzan CC memberikan tanda penghormatan kepada Hariadi, ACB, ACL dan Diana, CC, CL sebagai pembicara di sesi edukasi. Demikianlah pertemuan Jabat hari ini. Sampai jumpa di pertemuan Jabat berikutnya!

Kiri ke kanan, atas ke bawah: TM Bima, Hariadi, ACB, ALB, TM Haryanto Hadi, TM Vera, TM Dhimas Adinugroho, Indrijati (Iin), ACB, ALB, TM Agus, TM Wenny, TM Welly, Teguh, CC, TM Meity, TM Hanni, TM Panji, TM Maharani, CTM Fazri, Cephi, CC, CL, Cynthis, CC, TM Verawati, TM Winda, TM Ulpah, Diana, CC, CL, Fauzan, CC, Harlina, DTM, TM Anthony.

            

 

 

Ditulis oleh: TM Wenny.

Leave a Reply