DUNIA TANPA BATAS (9 September 2017)

            Globalisasi menyebabkan jarak antar negara semakin mendekat, informasi yang mudah didapatkan ataupun disalahgunakan. Hal tersebutlah yang mendorong Pengarah Acara memilih tema hari ini, yaitu “Dunia Tanpa Batas” dan kata acuan “Globalisasi”.

            Pengarah Acara kita pada pertemuan hari ini adalah TM Bima, yang dibantu oleh Penilai Umum, TM Hanni. Tim Penilai Umum terdiri dari TM Aji sebagai Pemerhati Tata Bahasa, TM Welly sebagai Pemerhati Bunyi Tanpa Makna, TM Winda sebagai Pencatat Waktu, dan TM Hadi sebagai pengumpul kertas suara.

            Pertemuan kali ini dibagi menjadi 3 sesi, yaitu: sesi pidato yang dipersiapkan, sesi pidato dadakan, dan sesi penilaian umum. Sesi pertama, yaitu sesi pidato yang dipersiapkan diisi oleh 4 pembicara. Pembicara pertama adalah TM Syifa yang memulai pidato perdananya di Jabat dengan pidato yang berjudul “Takut Bicara”. TM Syifa menceritakan tentang pekerjaannya sebagai seorang psikolog dan kebiasaannya memperhatikan gerak tubuh seseorang yang membuatnya takut bicara di seminar, serta alasannya bergabung dengan Jabat. Melalui proyek BPD 1 diharapkan rekan-rekan Jabat semakin mengenal TM Syifa.

            Pembicara kedua adalah TM Agustinus dengan pidatonya yang berjudul “Empat Puluh”. Toastmaster Agustinus membuka pidato dengan memberitahu umur aslinya dan mengatakan “selesai berpidato, jika ada yang menanyakan umur saya, saya akan menjawab 23 tahun”. Umur yang terlihat dari seseorang ditentukan bagaimana kita memandang umur asli kita. Dan bagi kaum muda, kehidupan dimulai saat kita berani keluar dari zona nyaman kita. Oleh karena jangan jadikan usia sebagai batasan dan tetap 23 tahun selamanya!

            Pembicara ketiga adalah TM Iron dengan pidatonya yang berjudul “Tiga Jurus Sehat Mengelola Situasi”. Toastmaster Iron menceritakan kegelisahannya tentang Indonesia masa kini yang masing-masing orangnya acuh tak acuh. Berdasarkan pengalaman di Bis Trans Jakarta, TM Iron memberikan 3 langkah Sehat Mengelola Situasi: keterampilan memulai terhubung, keterampilan berpindah topik, dan keterampilan mengakhiri keterhubungan yang ketiganya dapat kita terapkan dalam berbagai situasi.

            Pembicara keempat adalah TM Vania dengan pidatonya yang berjudul “Melakukan Banyak Hal dalam 1 Waktu”. Toastmaster Vania menceritakan bahwa Anda lebih pintar saat melakukan banyak hal dalam 1 waktu adalah mitos. Melakukan banyak hal dalam 1 waktu dapat menyebabkan kerusakan otak. Hanya 2 persen manusia di dunia yang dapat melakukan hal tersebut. TM Vania memberikan langkah untuk dapat melakukan banyak hal, namun tidak pada 1 waktu yaitu membuat urutan spesifik.

            Sesi berikutnya adalah sesi pidato dadakan yang dipandu oleh TM Wenny. Di sesi ini para pembicara dilatih untuk berpikir cepat dalam menjawab pertanyaan maupun memberikan pendapat terhadap suatu pernyataan. Sesi yang memberikan waktu 1-2 menit untuk setiap pesertanya diikuti oleh TM Aji, CTM Winona, CTM Abi, TM Hadi, dan CTM Firman.

            Sesi  berikutnya adalah sesi penilaian umum. Di sesi ini Penilai Individu, Tim Penilai Individu, dan Penilai Umum memberikan penilaian masing-masing berdasarkan tugasnya. Penilai individu pada pertemuan kali ini adalah Cynthis, CC, Cephi, CC, CL, Teguh, CC, dan Ikhsan, CC yang masing-masing memberikan hasil penilaiannya kepada TM Syifa, TM Agustinus, TM Iron, dan TM Vania.

            Setelah melewati 3 sesi, tentunya terdapat bagian yang paling mendebarkan yaitu panggung kehormatan. Di pertemuan kali ini TM Vania, TM Aji, dan Cephi, CC, CL keluar sebagai pembicara favorit dari setiap sesi. Selamat untuk para pembicara favorit!

Kiri ke kanan: TM Hadi, TM Vania, TM Aji, TM Maharani, TM Cephi

 

            Demikianlah pertemuan yang bertemakan “Dunia Tanpa Batas”. Terima kasih untuk para pembicara yang telah membawakan pidato dengan sangat menarik dan para pemegang peran yang telah menjalankan tugasnya masing-masing dengan sangat baik. Berkat semuanya acara dapat berlangsung dengan kreatif dan inspiratif!

Foto para anggota dan tamu Jabat

 

Ditulis oleh: Wenny, TM.

Leave a Reply