KESEHATAN ADALAH HARTA YANG BERHARGA (4 November 2017)

            Salam kesehatan! Memasuki musim pancaroba, para rekan Jakarta Bahasa Toastmasters (Jabat) harus lebih menjaga kesehatan. Baru-baru ini Pengarah Acara terpaksa berkunjung ke klinik karena terserang penyakit pernapasan, dan disanalah Pengarah Acara mendapatkan masukan untuk mengonsumsi makanan bergizi dan menambahkan vitamin. Hal tersebutlah yang mendorong Pengarah Acara memilih tema “Kesehatan adalah Harta yang Berharga” dan kata acuan “Vitamin”

            Pengarah Acara kita pada pertemuan hari ini adalah TM Wenny, yang dibantu oleh Penilai Umum, TM Wicak. Tim Penilai Umum terdiri dari TM Welly sebagai Pemerhati Tata Bahasa, TM Hanni sebagai Pemerhati Bunyi Tanpa Makna, TM Winda sebagai Pencatat Waktu, dan TM Syifa sebagai Pengumpul Kertas Suara.

            Pertemuan kali ini dibagi menjadi 3 sesi, yaitu: sesi pidato yang dipersiapkan, sesi pidato dadakan, dan sesi penilaian umum. Sesi pertama, yaitu sesi pidato yang dipersiapkan diisi oleh 2 pembicara, yaitu TM Hadi dan TM Bima. Pembicara pertama, yaitu TM Hadi, membawakan pidato dari proyek hubungan strategis yang kedua, berjudul “Penggaris Kepemimpinan, Pemimpi atau Pemimpin”. TM Hadi menceritakan bahwa ukuran sejati dari kepemimpinan adalah PENGARUH. Perbedaan seorang Pemimpi dan Pemimpin adalah seorang pemimpin membuat rencana dalam mencapai tujuannya dan rela berkorban untuk mewujudkannya. TM Hadi memberikan contoh seorang pemimpin yang baik yang dikenalnya di Jabat, yaitu TM Fauzan.

            Pembicara kedua, yaitu TM Bima, membawakan proyek pidato ketujuh yang berjudul “Generasi Muda”. TM Bima membuka pidato dengan memberikan pengertian “Kesehatan” dari UU RI Nomor 23 Tahun 1992. Selanjutnya TM Bima menceritakan manfaat asupan gizi pada anak dan memberikan informasi status gizi pada anak balita tahun 2016. TM Bima menutup pidato dengan mengajak para orang dewasa untuk menyiapkan generasi muda melalui makanan yang bergizi.

            Sesi berikutnya adalah sesi pidato dadakan yang dipandu oleh TM Meity. Para pembicara di sesi ini adalah TM Agus, CTM Asti, CTM Rudi, CTM Eflin, TM Hanni, TM Syifa, TM Wicak, dan TM Wenny. Jumlah pertanyaan yang banyak membuat para anggota dan tamu berpartisipasi aktif. 

            Sesi selanjutnya adalah sesi penilaian umum. Di sesi ini Penilai Umum, Tim Penilai Umum, dan Penilai Individu memberikan penilaian masing-masing sesuai tugasnya. Penilai Individu yang tidak segan membagikan ilmunya pada pertemuan ini adalah Cynthis, CC, CL, yang menilai TM Hadi dan TM Bima. Cynthis, CC, CL berulang kali menyelipkan kata vitamin dalam penilaiannya dan memberikan masukan yang membangun.

Kiri ke kanan: TM Syifa, TM Bima, TM Cynthis, dan TM Agus

            Pengarah Acara menutup pertemuan dengan kalimat bijak dari Pak Jokowi: “Kembalikan lagi kepada pola hidup sehat masyarakat kita. Entah pola makan, entah pola olahraga, entah lingkungannya, sanitasi, maupun air bersih.” Demikian pertemuan Jabat, Sabtu tanggal 4 November 2017. Terima kasih para pembicara yang telah membawakan pidato dan semua pemegang peran. Sampai jupa di pertemuan Jabat Sabtu selanjutnya.

Foto bersama seluruh anggota dan tamu Jabat

Ditulis oleh: TM Wenny

Leave a Reply