PRIBADI YANG BARU (6 Januari 2018)

            Antusiasme tampak di wajah para rekan dan tamu Jakarta Bahasa Toastmasters (Jabat)! Semangat tahun baru yang ditularkan pembawa acara, membuat suasana pertemuan semakin bergairah dan berenergi. Pertemuan pertama Jabat di tahun 2018 dipimpin oleh TM Azka. Pengarah Acara pagi ini memilih tema “Pribadi yang Baru” dan kata acuan “Target”.

            “Tahun yang baru dimulai dengan tekad menjadi pribadi yang lebih baik!”

            Pengarah Acara kita dibantu oleh Penilai Umum yang juga penuh dengan semangat dan gairah, TM Welly. Tim Penilai Umum terdiri dari TM Hanni sebagai Pemerhati Tata Bahasa, TM Meity sebagai Pemerhati Bunyi Tanpa Makna, TM Fitrini sebagai Pencatat Waktu, dan TM Maharani sebagai Pengumpul Kertas Suara.

            Pertemuan hari ini dibagi menjadi 3 sesi, yaitu: sesi pidato yang dipersiapkan, sesi pidato dadakan, dan sesi penilaian umum. Sesi pertama, yaitu sesi pidato yang dipersiapkan diisi oleh 3 pembicara, yaitu Ikhsan, CC, TM Bima, dan TM Ardy. Pembicara pertama, yaitu Ikhsan, CC membawakan proyek BPL-2 dari Baca Interpretasi. Pada proyek lanjutan keduanya, Ikhsan, CC membacakan puisi berjudul “Dongeng Marsinah” yang ditulis oleh Sapadri Djoko Damono.

            Pembicara kedua, yaitu TM Bima membawakan pidato dari BPD 10 yang berjudul “Warna Kehidupan”. Di pidatonya TM Bima ingin menjadi lebih produktif dalam menulis puisi tanpa mengabaikan warna kehidupan. Salah satu langkah yang disarankan oleh TM Bima adalah belajar bersama Jabat. Setelah menyelesaikan BPD 10, TM Bima mendapat gelar baru, yaitu Competent Communicator atau CC. Selamat kepada Bima, CC.

            Pembicara terakhir kita, yaitu TM Ardy membawakan pidato pertama dari BPD yang berjudul “Kunci Menggapai Cita-Cita”. TM Ardy menceritakan tentang cita-citanya menjadi seorang pengusaha. Beberapa kunci menggapai cita-cita, yaitu menentukan cita-cita, mengidentifikasi kemampuan yang diperlukan, dan terus belajar. Melalui pidato pertamanya, kita menjadi semakin mengenal TM Ardy. Terima kasih dan terus berpidato!

            Sesi berikutnya adalah sesi pidato dadakan yang dipandu oleh  TM Agus. Dalam sesi ini peserta dilatih untuk berpikir cepat, dengan metode menjawab pertanyaan dan menanggapi pernyataan dalam 1-2 menit. Peserta di sesi ini adalah Hariadi, ACB, ALB, CTM Melinda, CTM Fazila, CTM Febri, CTM Livia, TM Evan, dan CTM Angel.

            Sesi selanjutnya adalah sesi penilaian umum. Di sesi ini Penilai Umum, Tim Penilai Umum, dan Penilai Individu memberikan penilaian masing-masing sesuai tugasnya. Penilai Individu yang tidak segan membagikan ilmunya pada pertemuan ini adalah Harlina, DTM yang menilai TM Ardy, Hariadi, ACB, ALB yang menilai Ikhsan, CC, dan Ikhsan, CC yang menilai TM Bima.

            Setelah melewati 3 sesi, tentunya terdapat bagian yang paling mendebarkan yaitu panggung kehormatan. Kerjakeras dan persiapan yang matang tidak akan mengkhianati hasil. Pembicara terfavorit dari setiap sesi di pertemuan kali ini adalah Ikhsan, CC, CTM Angel, dan Harlina, DTM.

Kiri ke kanan: TM Agus, Ikhsan, CC, CTM Angel, Harlina, DTM, TM Maharani.

            Demikian pertemuan Jabat, Sabtu tanggal 6 Januari 2018. Terima kasih untuk para pembicara, pemegang peran, penilai individu, dan hadirin. Semoga semangat dan gairah di awal tahun dapat menyertai kita di sepanjang tahun 2018.

 

Foto bersama seluruh anggota dan tamu Jabat.

Ditulis oleh: TM Wenny.

Leave a Reply