PRO KONTRA FUNGSI PENDIDIKAN (27 JANUARI 2018)

          Apakah arti pendidikan bagi rekan-rekan Jakarta Bahasa Toastmaster (Jabat)? Kebanyakan dari kita yang berada di Jabat merasa pendidikan adalah suatu yang penting. Kenyataanya masih terdapat pertentangan terhadap pendapat tersebut. Oleh karena itu pengarah acara Jabat, TM Ulfa memilih tema “Pro Kontra Fungsi Pendidikan” dan kata acuan “Kritis”.

          Pengarah acara kita yang cermat, dibantu oleh penilai umum TM Panji. Tim penilai umum adalah TM Ganang sebagai pemerhati tata Bahasa, TM Ikhsan sebagai penghitung bunyi tanpa makna, TM Azka sebagai pencatat waktu, dan TM Maharani sebagai pengumpul kertas suara.

          Pertemuan hari ini dibagi menjadi 4 sesi, yaitu: sesi pidato yang dipersiapkan, sesi pidato dadakan, sesi penilaian umum, dan sesi edukasi. Sesi pertama, yaitu sesi pidato yang dipersiapkan diisi oleh 2 pembicara, yaitu TM Agus dan Bima, CC.

          Pembicara pertama, yaitu TM Agus membawakan pidato dari BPD-6 yang berjudul “Variasi Vokal”. TM Agus adalah seorang yang bekerja di bidang penjualan. Beliau berbagi teknik untuk melatih variasi vokal, diantaranya memperhatikan dan meniru tokoh yang piawai dalam kemampuan vokal, berkonsultasi kepada senior atau orang yang dapat membantu, dan terus berlatih serta tidak berputus asa. Terima kasih kepada TM Agus yang telah memberikan tekniknya.

          Pembicara kedua, yaitu Bima, CC membawakan pidato yang ke-1 dari Jalur Perpaduan Tim – tingkat 1, yang berjudul “Perjalanan Bima dengan Puisi”. Bima, CC menceritakan ketertarikannya kepada seni dan puisi. TM Agus dan Bima, CC sukses membawakan pidato mereka dengan piawai!

          Sesi berikutnya yaitu sesi pidato dadakan. Di sesi ini setiap pembicara dilatih untuk berpikir kritis dan mengolah kata secara tepat dan cepat. Sesi pidato dadakan dipandu oleh TM Raja. Para peserta yang telah berani untuk berpikir kritis adalah TM Angel, Bima, CC, TM Ganang, TM Agus, dan TM Maharani.

          Sesi selanjutnya adalah sesi penilaian umum. Di sesi ini penilai umum, tim penilai umum, dan penilai individu memberikan penilaian berdasarkan tugasnya. Penilai individu yang tidak segan membagikan ilmunya pada pertemuan ini adalah Diana, CC, CL yang menilai TM Agus, dan Cynthis, CC, CL yang menilai Bima, CC.

          Sesi edukasi selalu terasa spesial karena rekan dan tamu Jabat selalu mendapatkan pengetahuan baru. Dua pengajar dan juga penilai individu yang telah membagikan ilmunya adalah Diana, CC, CL yang dengan judul pengajaran “Menjawab Cepat dengan Tepat dalam Pidato Dadakan” dan Cynthis, CC, CL dengan judul pengajaran “Menaklukkan Pidato yang Dipersiapan”.

Foto pemberi edukasi 1: Diana, CC, CL.
Foto pemberi edukasi 2: Cynthis, CC, CL.

          Setelah melewati beberapa sesi, tibalah kita di bagian yang paling mendebarkan yaitu panggung kehormatan. Di pertemuan kali ini TM Agustinus menjadi pembicara terfavorit dari sesi pidato yang dipersiapkan, TM Maharani menjadi pembicara terfavorit dari sesi pidato dadakan, dan Cynthis, CC, CL menjadi pembicara terfavorit dari sesi penilaian individu.

Foto para pembicara terfavorit (kiri-kanan): TM Agustinus, Cynthis, CC, CL, TM Maharani.

          Demikian pertemuan Jabat, Sabtu, 28 Januari 2018. Terima kasih para pemberi edukasi, penilai individu, pembicara dan pemegang peran. Bersikap kritislah terhadap apa pun yang dihadapkan kepada Anda. Selamat hari Sabtu dan sampai jumpa di Sabtu berikutnya!

Foto bersama seluruh anggota dan tamu Jabat.

 

Ditulis oleh: TM Wenny.

Leave a Reply